by

Contoh Puisi Bertema Puasa

Mencipta puisi bertema puasa sebenarnya tidaklah sulit.  Tema ini dapat dimaknai secara luas.  Pertama kita mesti pahami arti puasa baik secara bahasa dan istilah.  Kemudian mengerti seperti apa aktivitas puasa.  Sebagai pelaku, tentu saja ini mudah.

Lebih jauh lagi, pemahaman tentang puasa merupakan bagian dari pengalaman spiritualitas orang yang menjalani puasa itu sendiri.  Tidak hanya secara fasad, namun lebih mendalam lagi tentang hakikat puasa.  Pengalaman tiap orang bisa saja berbeda.  Kalau begitu, puisi bertema puasa dapat digolongkan puisi religius.

Menggali Tema Puasa

Ikhwal puasa ibarat samudera yang tak habis dikulik untuk dijadikan puisi.

 

Kita bisa melihat dari berbagai sisi.  Namun, bukan berarti satu puisi bertema puasa memuat banyak cerita tentang puasa.  Yang perlu kita lakukan adalah mengambil sisi paling menarik, paling menyentuh, paling berharga menurut penulis.

Pada prinsipnya, puisi mestinya mampu menyampaikan pesan penulis kepada publik.  Bernilai seni sekaligus fungsional.  Minimal menyentuh hati pembaca, syukur mampu mengubah perilaku masyarakat.

Sebagai seni, puisi dapat ditulis dengan diksi yang mampu mewakili perasaan sekaligus sebagai duta bagi nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.  Tidak perlu dengan kata berlebihan, gunakan bahasa yang padat dan ekspresi mendalam.

 

Contoh Puisi Bertema Puasa

Berikut saya tuliskan contoh puisi bertema puasa.  Cukup sederhana.  Saya mengambil sudut pandang orang kedua.  Mengambil satu sisi dari puasa.  Teman-teman boleh saja menafsirkan sesuai persepsi masing-masing.  Semoga bermanfaat.

 

Puasa

Yayuk Widaningsih

 

Bagaimana jika lapar

baru mampu terbayar

oleh tubuhmu yang bergeletar

sementara isak samar

tarian rasa yang gagal kau dengar

 

Bagaimana jika puasa baru ritual

merangkak dari jurang terjal

hati dingin penuh sesal

namun ayat-ayat ditafsiri dangkal

doa suka-suka saja dirapal

 

Sudah begitu, tanya masih setia tinggal

mengapa gampang gembira temui ajal

langkah kerap kali gagal

hidup terjungkal-jungkal

dalam keyakinan yang mudah terjual

 

Barangkali ingatan kita tanggal

bahwa jiwa merdeka adalah ikhwal

genggam daulat secara radikal

bukan lenting ragu lagi asal

laiknya bola membal-membal

 

Dan laku puasa mestinya ziarah

ke batinmu jelajah

temukan diri dalam fitrah

usai retas segala arah

ketika batas habis dijarah

 

Harusnya puasa memerdekakan diri

untuk pasrah pada Illahi

walau sulit memahami

namun, disebaliknya samudera kebahagiaan hakiki

tempatmu kembali menjadi diri yang sejati

 

baca juga : puisi tema ramadhan

Penutup

Contoh puisi bertema puasa di atas dapat dijadikan referensi.  Saya mencoba menggunakan rima sebagai unsur penambah estetika.  Namun sebenarnya, kita bisa membuat puisi secara bebas.  Yang penting makna dan tujuan penulis tersampaikan.  Dan tentu saja, disampaikan dengan bahasa sepadat mungkin.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Comment