by

Mengenal Indonesia dengan Peta Tematik

Bunda mengalami kesulitan meminta anak membaca ensiklopedia tebal tentang Indonesia?  Ada cara asyik mengenal Indonesia dengan peta tematik.  Anak akan belajar tanpa merasa dipaksa.  Belajar di rumah semakin mudah dan tidak bosan.  Nanti kita pelajari Bersama caranya.

Aktivitas yang akan saya sampaikan sebenarnya diinisiasi oleh Cilya Hassya, anak pertama saya.  Bermula dari kejenuhan  libur panjang pasca kelulusan kelas 9.  Menyaksikan adik-adiknya hanya sibuk main sepeda dan berebut gawai, timbullah ide belajar asyik. Ia memilih peta tematik sebagai media.  Karena sama-sama hobi menggambar, adik-adiknya juga dilibatkan menggarap proyek ini.

Peta Tematik

Sebagai gambaran permukaan bumi pada bidang datar, peta disajikan dalam bentuk digital maupun konvensional.  Jenisnya juga beragam berdasarkan kriteria tertentu.  Peta tematik merupakan salah satu jenis peta yang digunakan sesuai kebutuhan tertentu.

Peta tematik mengenal Indonesia merupakan peta yang digunakan untuk memperkenalkan Indonesia dengan segala keragamannya.  Dari bangunan khas masing-masing daerah, budaya, flora dan fauna, serta makanan khas Indonesia.  Dibuat warna-warni supaya menyenangkan.

Peta dibuat pada selembar kertas manila.  Sedang bangunan khas, budaya seperti tari-tarian, juga alat music.  Selain itu ada flora dan fauna, serta makanan khas digambar di kertas lain lalu dipotong.

Manfaat

Banyak manfaat yang diperoleh dari peta tematik ini.

  1. Mengembangkan kreativitas karena anak terlibat langsung dalam pembuatan peta tematik ini.  Dari perencanaan, persiapan alat dan bahan, sampai memainkan peran guru dan siswa ketika mempraktikkan peta tematik ini;
  2. Memudahkan pemahaman. Tahap demi tahap aktivitas ini memberi kesan mendalam pada anak.  Dari menggambar, mewarnai, hingga menebak atau menempatkan gambar pada peta sesuai daerahnya masing-masing.  Anak akan merasa tertantang.  Bermain sambal belajar ini memberi kesan yang menancap pada ingatan anak;
  3. Proyek Peta Tematik mengenal Indonesia bisa dikembangkan untuk banyak sumber daya yang ada di Indonesia. Lebih jauh lagi, bisa digeneralisasikan untuk peta dunia.  Memahami negara-negara melalui peta;
  4. Menjadi media pembelajaran yang asyik. Bisa diterapkan di rumah maupun di sekolah.

Cara Membuat

Cara membuatnya cukup mudah.  Bahan-bahan yang digunakan juga murah meriah, yaitu:

  1. Kertas manila putih
  2. pensil
  3. penghapus
  4. penggaris
  5. pensil warna
  6. gunting

Langkah-langkah

Pertama, Cilya menggambar peta Indonesia pada selembar kertas ukuran A2 atau A1.  Gunakan skala tertentu dengan menggunakan garis bantu.  Kalau masih bingung, boleh browsing caranya di:

https://p3ta-indonesia.blogspot.com/1998/01/cara-membuat-peta-indonesia.html

Kedua, pilih tema yang akan digunakan.  Ada beberapa tema yang diusung:

  1. makanan dan minuman
  2. flora dan fauna
  3. budaya
  4. bangunan
peta tematik
Bangunan Khas
Makanan Khas

 

Budaya Indonesia

 

Flora dan Fauna Indonesia

Dari tema tersebut Cilya mencari tahu, apa yang khas dari masing-masing daerah.  Kemudian ia Bersama adik-adiknya menggambar bersama.  Kegiatan ini selain seru, mengasah kreativitas, anak-anak merasa dihargai, juga begitu terasa kekompakan.  Boleh juga sambil menikmati camilan.  Setelah siap, gambar-gambar tersebut dikelompokkan berdasarkan tema masing-masing.

Cara Memainkan

Ini bagian paling heboh dari seluruh tahapan.  Permainan Mengenal Indonesia dengan Peta Tematik sungguh asyik.  Peta dipasang pada dinding atau direntangkan di lantai.  Cilya Hassya mengambil sebuah gambar.  Misalnya gambar rumah gadang.  Ia meminta salah satu adiknya meletakkan sesuai daerah asalnya.

Jika adiknya meletakkan dengan benar, ia akan memberikan tanda bintang.  Dua adiknya yang lain mendapat giliran yang sama.  Anak yang mengumpulkan bintang paling banyak akan mendapat bingkisan yang telah disiapkan.  Isinya hanya hadiah hiburan.  Kadang buku, mainan, atau coklat.

Kesimpulan

Peta Tematik dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang menarik.  Anak-anak merasa itu permainan.  Padahal sebenarnya, mereka sedang belajar.  Selain kreativitas, keterlibatan membuat mereka merasa dihargai.  Dengan perasaan percaya diri tersebut, suasana bermain jadi lebih memberi kesan mendalam.

Saat ini, temanya masih terbatas pada beberapa ciri khas Indonesia.  Lain waktu mungkin bisa dikembangkan untuk barang tambang, nama kota, dan lain sebagainya.  Ini mirip peta persebaran sumber daya alam.

Penutup

Pembuatan Peta Tematik yang saya bagikan sudah teruji membuat kegiatan belajar jadi menyenangkan.  Cilya Hassya dan tiga adiknya (10 tahun, 9 tahun, dan 7 tahun)  dapat mengingat dengan mudah ciri khas daerah-daerah di Indonesia.  Cara membuatnya mudah dan murah.  Bermainpun semakin asyik karena anak-anak merasa itu hasil karya mereka sendiri.  Bunda boleh coba juga untuk anak-anak dirumah.

 

 

Ilustrator : Cilya Hassya Areta

Ilustrator 2 : Satriyo Dewantoro

Ilustrator 3 : Navita Ines Pradani

Ilustrator 4 : Narendra Rahardian

 

Comment