Mengenal Pribadi Agung Muhammad melalui Sirah Nabawiyah

Adik-adik, pada tulisan pertama serial Sirah Nabawiyah ini saya ingin mengingatkan kembali bahwa sebagai muslim kita wajib menaati Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dengan menjalankan perintah dan larangannya.  Sebagaimana diperintahkan Allah dalam Al Quran Surat An-Nisaa ayat 59.

Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul-Nya.”

Lalu bagaimana kita menaati tanpa memahami kehidupan beliau?  Untuk itulah kita perlu belajar Sirah Nabawiyyah.

Pengertian

Menurut bahasa sirah artinya jalan, keadaan atau tingkah laku yang dikaitkan kepada manusia atau selainNya.  Secara istilah, berarti kisah hidup dan sejarahnya.

Jadi, Sirah Nabawiyah adalah kumpulan berita yang diriwayatkan untuk menyampaikan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Nabi, budi pekerti Nabi, sifat fisik Nabi serta hal–hal yang berkaitan dengan peperangan dan ekspedisi Nabi.

Dalam buku Sirah Nabawiyyah yang ditulis oleh Asy-Syaikh Shafiyyur Rahman Al Mubarakfury dijelaskan Sirah Nabawiyyah bukan sekadar dongeng.  Mempelajari Sirah Nabawiyah bertujuan untuk meneladani kehidupan dan kepribadian Rasul Muhammad dalam mengarungi kehidupan dunia dan dalam segala aspek kehidupan baik urusan aqidah, ibadah, muamalah, akhlak, dakwah ataupun masalah keseharian.

Sumber Sirah Nabawiyyah

Kisah hidup Rasulullah yang telah terjadi ribuan tahun lalu dapat Adik-adik ketahui dengan mempelajari Al Quran.  Banyak peristiwa yang dialami Rasulullah dikisahkan dalam Al Quran seperti, kisah Perang Badar, kisah Perang Uhud, kisah Isra Mi’raj dan masih banyak lagi lainnya.

Sumber lain yang dijadikan pedoman mempelajari Sirah Nabawiyyah adalah, Sunah Nabawiyyah yang sahih.  Diantaranya kitab-kitab para Imam Hadits seperti Imam Malik dan Bukhari Muslim.

Yang Terkandung dalam Sirah Nabawiyyah

Meneladani pribadi Agung Muhammad kita mesti tahu banyak tentang kehidupan beliau dari hal-hal sebagai berikut:

  1. Nasab (Garis keturunan) Nabi Muhammad, masa pertumbuhan, dan kondisi sebelu kenabian;
  2. Masa-masa kenabian dan dakwah
  3. Peristiwa yang dialami Nabi Muhammad seperti tahun-tahun duka cita dan bagaimana sikap Rasulullah menghadapinya, peristiwa hijrah, peristiwa perang, peristiwa isra mi’raj, haji dan ummroh, serta masih banyak lagi lainnya;
  4. Sifat dan akhlak Nabi;
  5. Rumah tangga Nabi Muhammad;

Manfaat mempelajari Sirah Nabawiyyah

Tak satupun perintah Allah yang sia-sia termasuk perintah mempelajari Sirah Nabawiyah.  Apa saja manfaat yang didapat?

  1. Memahami kepribadian Rasulullah;
  2. Menjadikan sunah Nabi sebagai pedoman dalam hidup;
  3. Mendapat pengetahuan tentang Islam yang benar;
  4. Mengantar umat islam untuk mendalami Al Quran;
  5. Meneladani akhlak Nabi;
  6. Mengetahui yang benar dan yang salah;
  7. Meneguhkan keimanan

 

Penutup

Mengenal agama dengan memahami dan mengamalkannya menjadi sebab mendapatkan rido Allah Ta’ala.  Agama Islam memiliki suri tauladan, seorang hamba dan Rasul yang mulia.  Mengenalnya adalah jalan memahami agama.

Wallahu’alam Bishawab

 

 

 

Comment