Tiga Hal Penting dalam Edit Cerpen

Cerpen, Puisi133 Views

Usai menuangkan gagasan ke dalam cerita pendek, hal yang wajib kamu lakukan adalah mengedit.  Akan saya jelaskan tiga hal penting dalam edit cerpen.  Kamu bisa melakukannya sendiri (swa editing) atau meminta bantuan jasa editor.  Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan.

Swa editing memberi peluang mendalami cerita pendek yang dibuat.  Selain itu, dapat mengasah kemampuan penulis dalam memahami tata cara penulisan cerita.  Sayangnya, ketika mengedit sendiri, penulis cenderung membenarkan tulisan sendiri.  Satu dua huruf yang keliru bisa jadi tak terlihat.  Dan satu hal lagi, penulis akan mudah bosan.  Butuh kesabaran dan jeda untuk menilai tulisan sendiri.

Untuk itu, dibutuhkan editor yang akan memberi penilaian dan mengedit naskah secara lebih obyektif.  Hanya, jasa ini tidak gratis ya, Kawan.  Biayanya beragam.  Kalau mau irit, kamu bisa minta bantuan orang tua, saudara, atau teman yang mumpuni.  Namun tetap saja, minimal kamu menemani sekaligus menyediakan camilan.  Hehehe.

Tiga Hal Penting dalam Edit Cerpen

Ketika membuat cerita pendek, tulis saja tanpa memikirkan tanda baca.  Ini berguna menuangkan ide tanpa menginterupsinya.  Baru setelah itu, lakukan editing.  Tiga hal berikut tidak boleh kamu tinggalkan dalam penyuntingan.

  1. Logika Cerita

Tanpa logika ceritamu akan terasa konyol.  Logika cerita, kalimat, maupun kata akan menunjukkan keseriusanmu ketika membuat sebuah cerpen.  Mari lihat contoh berikut:

 

Contoh 1

 

Di bagian tertentu dalam cerita pendek, penulis mengatakan, Alena lahir pada tanggal 16 Maret 2000.

 

Di paragraf lain ditemukan, Tahun 2010, Alena masuk SMP.

 

Secara logika, tahun 2010 Alena baru berusia 10 tahun.  Apakah mungkin Alena masuk SMP?  Mungkin saja, tapi ini hanya terjadi pada anak jenius tertentu.  Kecuali, ide cerita memang tentang Alena si Anak Jenius.  Secara umum, usia 10 tahun baru menduduki kelas 4 SD.

 

Contoh 2

 

Tiara memutuskan pergi ke Jepang pada bulan November.  Ia tak sabar melakukan ohanami, moment ketika semua orang berkumpul menyaksikan mekarnya bunga sakura.

 

Bagaimana menurutmu?  Penulis yang melakukan riset sebelum membuat cerpen, tak akan menuliskan hal di atas.  Umumnya, bunga sakura mekar pada musim semi.  Biasanya terjadi pada bulan Maret hingga Mei.  Melakukan ohanami pada bulan November sangat tidak lazim.

 

  1. Unsur Instrinsik

Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang harus ada dalam cerita pendek.  Tak hanya harus ada, namun penulis mesti piawai menempatkan dan menyusun secara serius sehingga mampu membangun cerita secara kuat.  Unsur instrinsik cerpen antara lain:

  • Tema
  • Tokoh
  • Latar
  • Alur
  • Sudut pandang
  • Amanat
  • Gaya Bahasa

Tak akan menarik jika isi sudah sesuai tema, tapi penokohan tak jelas.  Kurang memberi manfaat juga jika gaya bahasa dalam cerita sudah bagus, cerita mengalir, tokoh jelas, tapi amanat tak ada.  Keberadaan unsur-unsur tersebut saling mendukung cerita.

  1. Ejaan sesuai PUEBI

Poin ini tak kalah penting.  Sayang sekali jika ide ceritamu menarik, telah dikemas secara apik, tapi ejaan jungkir balik.  Maka, PUEBI menjadi buku saku wajib bagi penulis.  Kesalahan ejaan akan terasa mengganggu cerita.  Itu mengapa, langkah ini menjadi bagian tak terpisahkan dalam mengedit naskah.

 

Langkah Mudah Edit Naskah Cerpen

Ada tips bagi kamu yang ingin melakukan swa editing.  Langkah pertama setelah menyelesaikan keseluruhan cerita adalah mendiamkannya.  Lebih tepatnya mengendapkan pikiran maupun perasaan kita pada tulisan.

Tidak efektif ketika kamu langsung mengedit usai penulisan tahap pertama.  Pikiran telah terkuras.  Emosi kita masih terlibat dalam cerita.  Jiwa ragamu bisa jadi kelelahan.  Pada kondisi yang tidak prima ini, hal-hal penting yang mungkin perlu disunting akan terlewat.  Otak yang lelah tak bisa kita paksa berpikir jernih.  Itulah pentingnya merehatkan diri.

Setiap orang butuh waktu yang berbeda untuk bisa move on dari cerita pendek yang dibuat sendiri.  Bisa jadi sehari atau bahkan lebih.  Setelah dirasa kamu netral, buka kembali cerpenmu.  Mulailah mengedit dan ikuti langkah berikut:

  1. Baca cepat untuk memperhatikan logika cerita;
  2. Baca lebih dalam untuk memperhatikan unsur intrinsik cerita;
  3. Baca pelan untuk membetulkan ejaan sesuai PUEBI.

Penutup

Cerpen yang dibuat dengan tenggat waktu lama, boleh saja melewati pengendapan naskah.  Tapi, ini tidak berlaku saat lomba cerpen yang dilakukan sekali jadi.  Segalanya harus dipersiapkan dengan matang.  Langsung edit dengan efisien dan efektif.  Kamu boleh menggunakan teori Tiga Hal Penting dalam Edit Cerpen serta tiga langkah praktisnya seperti dijelaskan di atas.

Ada banyak teori tentang edit cerpen.  Kamu boleh pilih yang paling nyaman.  Karena pada intinya, mengedit adalah upaya mengemas cerita pendek semenarik mungkin.  Menyuguhkan yang terbaik yang kamu bisa pada pembaca, berarti kamu menghargai mereka.  Hal yang sama akan kamu dapatkan.  Artinya, kamu juga menghargai karyamu dengan menyusunnya secara serius dan tidak asal-asalan.

Comment